APA YANG LEBIH PENTING DARI NILAI RAPOR ?
RAPOR

APA YANG LEBIH PENTING DARI NILAI RAPOR ?

Jawaban saya atas pertanyaan di atas adalah PENGALAMAN BELAJAR YANG POSITIF
¤ Apakah pengetahuan tidak penting?
¤ Apakah keterampilan/skill tidak penting?
¤ Apakah karakter/budi luhur tidak penting?

Ketiganya: pengetahuan, keterampilan, karakter sangat penting bagi kesuksesan anak-anak kita di masa depan mereka. Seberapa penting?

 PENGETAHUAN
Muara dari pengetahuan adalah: “aku tahu”.
Knowledge is potensial power. Sebagai kekuatan potensial, pengetahuan sangat penting. Di era informasi ini, yang menang adalah siapa yang memiliki pengetahuan bukan siapa yang menguasai alat produksi (pabrik) seperti di era industri.

KETERAMPILAN
Finish dari keterampilan adalah: “aku ahli”.
Pengetahuan spesifik yang dipraktikkan secara berulang (minimal 10.000 jam) akan menjadi sebuah keahlian. Dengan keahlian kita memberi nafkah keluarga dan berkontribusi kepada masyarakat.

KARAKTER
Akhir dari karakter adalah: “aku orang baik”.
Karakter adalah pondasi bagi keterampilan kita. Artinya keterampilan/skill yang kita miliki bisa roboh (baca: menimbulkan kerugian dan kehancuran) atau berdiri kokoh (baca: memberi manfaat) bagi hidup kita tergantung dari karakter kita: jujur atau tidak, disiplin atau tidak, bertanggung jawab atau tidak. Berbeda dengan pengetahuan yang diajarkan, keterampilan yang dilatih, karakter harus dibangun (dibiasakan sejak kecil hingga tertanam dalam hati dan mengalir ke setiap perilaku kita).

Lalu dimana peran atau pengaruh dari: “pengalaman belajar yang positif” dalam menentukan masa depan anak?

Inilah jawabannya:
Di era informasi sekarang ini yang ditandai dengan begitu cepatnya laju informasi, perubahan dan hiperkompetisi, siapa yang akan menjadi pemenangnya?
¤ Mereka yang CEPAT belajar bukan yang banyak belajar. Sebab apa yang dipelajari akan cepat usang dan tidak relevan lagi.
¤ Mereka yang dengan penuh semangat terus belajar dan menerapkan apa yang dipelajarinya.

Era dimana persoalan akan semakin kompleks, kapasitas solusi pun harus terus berkembang.
Terus belajar atau mati lebur adalah slogan bagi para pemenang di era ini.

Pengalaman belajar yang positif mampu mendorong dan menumbuhkan komitmen anak-anak untuk cepat dan terus belajar dengan penuh semangat sehingga akan tumbuh menjadi THE WINNER di era informasi ini.

Lalu apa yang dimaksud dengan pengalaman belajar yang positif?
Pengalaman belajar yang positif adalah menciptakan suasana, persepsi dan kondisi pra, saat dan setelah belajar bahwa:
¤ belajar itu asyik
¤ belajar itu menantang
¤ belajar itu bermanfaat

Bagaimana menciptakan pengalaman belajar yang positif?

Ada 3 variabel yang menentukan pengalaman belajar yang positif, yaitu:

  1. Siswa
    Tumbuhkan minat atau rasa ingin tahu/motivasi belajar siswa
  2. Guru
    Gaya mengajar guru harus multy style, mencakup:
    ¤ Visual (dengan gambar dan video)
    ¤ Auditori (dengan audio dan dialog)
    ¤ Kinestetik (melibatkan siswa untuk praktik)
  3. Pelajaran
    Pelajaran harus dibuat serelevan mungkin, up to date, akrab dengan keseharian siswa

Dengan pengalaman belajar yang positif, anak akan terus belajar dengan penuh semangat tanpa paksaan atau iming-iming dari luar. Kapasitas dirinya terus membesar dan siap menyelesaikan masalah sebesar apa pun di masa depannya.

Salam Powerful,

Edi Susanto

Bagikan info:

Informasi lainnya:

Kecerdasan-Linguistik-anak

KECERDASAN BAHASA

5 November 2023
cermin raja

MENGGALI POTENSI DIRI

17 September 2023
kadaluwarsa

PELAJARAN DI SEKOLAH KETINGGALAN ZAMAN

3 April 2023
guru hebat

GURU BIASA VS GURU HEBAT

27 February 2023
fun learning

LEARNING IS FUN

22 February 2023
lifeskills

LIFE SKILL EDUCATION

17 February 2023