CERDAS ITU TAKDIR, PANDAI ITU NASIB
anak cerdas

Pembaca yang powerful, tahukah Anda, kecerdasan itu dilahirkan, sedangkan kepandaian dipelajari?

Artinya, setiap bayi yang lahir itu dikarunia dengan kecerdasan majemuk (multiple intelligence). Itulah takdir setiap anak, lahir sudah diberikan kecerdasan. Tinggal menerima dan menggunakannya. Sedangkan kepandaian itu didapat dengan belajar, itulah nasib. Artinya, baru diberikan atau diterima setelah proses belajar dilalui dengan benar.

Bukan tanpa alasan Tuhan memberikan kecerdasan kepada setiap bayi yang dilahirkan. Kecerdasan tersebut akan menjadi modal atau bekal untuk menguasai suatu keterampilan hidup sehingga kelak si anak bisa bertahan hidup, memecahkan masalah dan berkontribusi.

Penggunaan kecerdasan untuk menguasai suatu keterampilan hidup inilah yang disebut dengan kepandaian. Ada kepandaian yang terkait dg hal teknis (hard skill/IQ) seperti: arsitektur, kedokteran, akuntansi dan sejenisnya. Ada pula kepandaian yang terkait dengan hubungan manusia (soft skill/EQ) seperti: attitude, komunikasi dan leadership. Keduanya (IQ & EQ) adalah variabel pembangun kesuksesan anak di masa depan dengan komposisi: IQ 20% + EQ 80% (riset dari Daniel Goleman).

Sekali lagi, kepandaian ini tidak diterima begitu saja seperti kecerdasan tapi harus diupayakan atau dibentuk secara aktif. Inilah yg disebut sebagai nasib. Ada 4 variabel yang membentuk kepandaian anak yaitu: orang tua, guru, anak dan teman. Mari kita kupas ke-4 variabel tersebut!

  1.  ORANG TUA

Apa yang harus dilakukan oleh orang tua untuk melahirkan kepandaian anak?
¤ Jangan Ambil Alih Masalah Anak
Biarkan anak menyelesaikan masalahnya sendiri. Jangan ikut campur masalah anak, selama masalah itu tidak melanggar hukum negara dan norma agama. Cukup berikan bimbingan, untuk mengatasi masalahnya.
¤ Jangan beri anak fasilitas lebih
Tidak ada fasilitas gratis. Mintalah anak Anda untuk membuktikan bahwa dia pantas untuk suatu fasilitas, bukan karena ia membutuhkan tapi karena ia mampu untuk mendapatkannya. Beri anak challange, sebelum memberinya fasilitas.

  1. GURU

Apa yang harus dilakukan guru untuk mencptakan kepandaian anak?
¤ Jangan meranking anak
Jangan pernah membandingkan anak dengan siapa pun. Jika terpaksa harus membandingkan, maka bandingkan capaian anak hari ini dengan kemarin, naik atau turun. Bukan membandingkan capaian antar anak yang sudah pasti tidak sama.
¤ Hadiahi siswa yang melakukan kesalahan
Kok bisa memberikan hadiah kepada siswa yang melakukan kesalahan? Bukannya ini justru membuat anak akan terus melakukan kesalahan? Kesalahan yang dimaksud di sini bukanlah kesalahan berupa pelanggaran hukum negara atau norma agama atau sosial tapi kesalahan dalam proses belajar. Tujuannya agar tercipta iklim yang kondusif bagi anak untuk melakukan kesalahan sehingga mereka bebas bereksplorasi. Berikan pujian, penghargaan dan hadiah kepada anak yang berhasil menemukan pelajaran dari kesalahan yang dilakukannya.

  1. ANAK

Apa yang harus kita lakukan pada anak-anak kita?
¤ Mungkinkan!
Bimbing agar anak tidak membatasi dirinya meski mengalami banyak kelemahan atau kekurangan. Mungkinkan semua kemustahilan! Bukan mustahilkan semua kemungkinan!
¤ Pilihan Teman
Anak harus memilih teman yang tepat. Sebab nilai rata-rata 5 orang teman dekat anak Anda sama dengan nilai anak Anda. Begitu besar pengaruh teman.

  1. TEMAN

Bagaimana kita memilih teman untuk anak kita?
¤ Dukung goalnya
Pilihkan anak kita teman-teman yang mendukung impian, cita-cita dan goalnya.
¤ Kritik caranya
Pilihkan anak kita, teman yang jika mengkritik hanya ditujukan kepada caranya bukan orangnya sambil memberikan solusi alternatif.

PESAN UNTUK ORANG TUA
Syukuri kecerdasan yang sudah menjadi takdir anak Anda dengan mengembangkannya menjadi suatu kepandaian yang akan membangun nasib hebat anak di masa depan.

Salam Powerful,

Edi Susanto

 

Bagikan info:

Informasi lainnya:

Kecerdasan-Linguistik-anak

KECERDASAN BAHASA

5 November 2023
cermin raja

MENGGALI POTENSI DIRI

17 September 2023
kadaluwarsa

PELAJARAN DI SEKOLAH KETINGGALAN ZAMAN

3 April 2023
guru hebat

GURU BIASA VS GURU HEBAT

27 February 2023
fun learning

LEARNING IS FUN

22 February 2023
lifeskills

LIFE SKILL EDUCATION

17 February 2023